Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Optimasi SEO On Page Untuk Pemula

Cara Optimasi SEO On Page Untuk Pemula

Ada beberapa faktor dalam SEO yang harus diperhatian agar blog atau website bisa mendapatkan rangking yang tinggi pada mesin pencarian. 

SEO dibagi jadi 2 tipe yaitu SEO on page dan off page pada artikel ini akan mengulas apa itu SEO on page dan bagaimana cara penerapannya pada website.

Apa Itu SEO On Page?

SEO on page merupakan cara optimisasi yang dilakukan didalam content untuk menaikkan kualitas content supaya mudah dimengerti oleh pembaca.

Jika optimisasi SEO on page dikerjakan secara baik akan mempermudah mesin telusur untuk mendalami kerangka content dengan keyword yang dicari.

Langkah Optimisasi SEO On Page Untuk Blog

Memakai Permanen Link Yang Simpel

Permanen link yang simpel akan mempermudah search engine untuk mengenal topik yang kamu ulas.

Sebaiknya permanen link cukup mengandung fokus kata kunci yang kamu bidik saja. 

Misal, kamu menargetkan kata kunci "konsep rekam medis" maka permanen link yang bagus untuk content itu ialah: https://www.noeri-slam.web.id/2020/12/Konsep-Rekam-Medis.html

Buat Judul Content Yang Menarik

Di saat beberapa orang mencari sebuah keyword di Google, mereka hanya dapat melihat judul dan deskripsi singkat pada hasil penelusuran. 

Maka kamu perlu membuat judul yang menarik supaya orang langsung tertarik untuk mengklik dan membaca content kamu.

Kamu bisa juga menambah angka atau kata karakter untuk membuat judul content lebih menarik.

Menurut Content Marketing Institute, judul dengan angka menghasilkan performa 45% lebih bagus dibandingkan dengan judul tanpa angka.

Sebagai contoh: 5 Template Blogger Premium Sugeng.id

Walau bagaimanapun, tidak seluruhnya content akan cocok untuk memakai angka pada judulnya. 

Jangan terlalu di paksakan, kamu tidak harus selalu memakai angka dalam judul karena jika di paksakan mungkin bisa saja tidak akan enak untuk di baca dan alhasil pembacapun enggan untuk mengkliknya.

Masukkan Gambar atau Video

Content yang berisi hanya text pasti benar-benar menjemukan untuk dibaca, jadi buatlah pembaca nyaman dengan menambahkan gambar atau video yang terkait dengan isi konten kamu.

Minimal buatlah 1 gambar di dalam konten karena google menyukai konten yang berkualitas dan salah satunya adalah dengan menambahkan gambar. 

Optimisasi Gambar

Supaya gambar yang kamu tambahkan bisa meningkatkan kualitas SEO on page, ada banyak hal yang sebaiknya kamu perhatikan.

Pertama, pastikan ukuran gambar tidak besar, gambar yang memiliki ukuran besar hanya akan memperlambat loading web. Oleh karenanya, kamu perlu mengecilkan size gambar, minimal ukuran satu gambar tidak lebih dari 100KB.

Kedua, beri nama file sesuai konsentrasi kata kunci yang kamu bidik, nama file yang sesuai kata kunci bisa masuk di menu Google Image Search.

Ketiga, ganti alt text sesuai konsentrasi kata kunci. Alt text atau alternatif teks berperan untuk menolong Google mengenali topik yang kamu ulas di dalam content. Disamping itu, alt text yang pas mempermudah gambar untuk ada pada hasil penelusuran gambar juga.

Manfaatkan Heading dan Subheading

Untuk mempermudah pengunjung saat membaca content, kamu perlu membuat susunan content yang jelas dan mudah dimengerti. Salah satunya adalah dengan menggunakan heading dan subheading.

Heading dan subheading berperan untuk memecah artikel menjadi beberapa bagian. Simpelnya, heading dan subheading ialah bab dan subbab seperti pada buku. 

Karena ada heading dan subheading, pembaca semakin lebih gampang mendapatkan beberapa poin penting yang mereka perlukan.

Tempatkan Konsentrasi Kata kunci di 100 Kata Pertama

Disamping judul yang bagus, paragraf pertama juga harus memberikan kesan pertama yang baik pada pembaca. 

Kamu harus to the poin berkenaan apa yang akan kamu berikan didalam content tersebut. Maka seharusnya, tempatkan konsentrasi kata kunci di 100 kata pertama bila memungkinkan.

Walau bagaimanapun, tidak semuanya konsentrasi kata kunci itu cocok untuk ditempatkan pada 100 kata pertama. 

Jika memang tidak memungkinkan, kamu tidak perlu memaksakan untuk menempatkan konsentrasi kata kunci di paragraf pertama. 

Dengan catatan, kamu membuat paragraf pertama yang menarik dan cukup jelas hingga pembaca langsung memahami isi dari konten yang kamu buat.

Gunakan Tema Responsive (Mobile Friendly)

Yang dimaksud dengan tema responsive ialah tema yang cocok dengan piranti apa saja baik itu dibuka melalui desktop, tablet dan juga mobile blog kamu masih tetap berjalan dengan baik.

Responsif itu penting karena tidak semua pengunjung bisa membaca melalui dekstop.

Ditambah lagi, Google sekarang sudah mengaplikasikan mobile first indexing yang menuntut pemilik web untuk membuat web yang mobile friendly. 

Dengan Google Mobile First Index, sekarang Google memandang performa web melalui web versi mobile. 

Jika web versi mobile kamu menghasilkan performa yang jelek, kemungkinan akan punya pengaruh jelek pada kualitas SEO web keseluruhnya.

Google juga sangat mementingkan user experience, jadi desain blog yang mobile friendly merupakan salah satu kriteria yang mempengaruhi rangking di mesin telusur.

Jika tidak mau repot dengan desain kamu juga bisa menggunakan jasa desain web murah dan konsultasikan keluhan kamu terkait desain yang kamu inginkan.

Optimalkan Internal Link

Internal link ialah link yang menuju ke content lain di sebuah web. Jenis link ini penting untuk mempermudah pembaca beralih dari 1 content ke content yang lain di web kamu.

Disamping itu, internal link menolong mesin perayap (bot google) untuk mendalami kerangka dan interaksi antara halaman dalam web. 

Google memprioritaskan web yang isinya sama atau berkaitan dan lewat internal linklah kamu bisa memperlihatkan keterhubungan antara content tersebut. 

Perhatikan Panjang Content

Jumlah kata dalam content menjadi satu diantara tanda SEO on page yang sebaiknya kamu perhatikan. Tidak ada angka tentu berapakah jumlah kata yang perlu ada pada sebuah content.

Karena penetapan jumlah kata selalu berlainan bergantung dari keyword yang ditargetkan dan content dari pesaing atau kompetitor. 

Bisa jadi kamu perlu membuat content dengan isi 800 kata untuk kata kunci A, sedangkan untuk kata kunci B kamu harus membuat content dengan isi 2000 kata.

Kamu perlu menghitung berapakah panjang content yang perlu kamu buat dengan meriset jumlah kata yang di gunakan oleh pesaing atau kompetitor kamu. 

Paling tidak lihatlah jumlah kata pada content yang berada di rangking tiga paling atas hasil penelusuran kemudian buatlah content dengan jumlah kata yang sama atau lebih dan tentunya jangan copas buatlah konten yang unik yang memiliki nilai guna untuk di baca.

Buat Content Yang Berkualitas 

Disamping jumlah kata, hal yang lain harus jadi perhatian saat membuat content ialah dari kwalitasnya itu sendiri. Tanpa kualitas yang bagus, sebanyak apapun jumlah kata yang kamu tulis akan susah untuk menang kompetisi pada hasil penelusuran Google.

Perlu kamu perhatikan google tidak suka dengan konten copas, jadi buatlah konten dengan tulisan dengan ciri khas kamu sendiri.

Seperti apakah content yang berkualitas itu?

Content harus menjawab pertanyaan dari pembaca, saat mereka menuliskan sebuah keyword di mesin telusur yang mereka harap itu adalah jawaban dan bukan klik bait. 

Maka pastikan untuk memberi informasi yang berkaitan sesuai keperluan mesin pencarian.

Itulah pembahasan terkait cara optimasi SEO on page untuk pemula. Jangan lupa klik share jika artikel ini dirasa bermanfaat.