Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kompetensi Rekam Medis

Kompetensi Perekam Medis 

Rekam Medis yakni orang yang mengumpulkan, menyimpan, mengolah, memberikan info dan data rutinitas pelayanan kesehatan pasien yang bermutu dengan menyimak faktor hukum dan etika profesi untuk menjamin fungsi-fungsi rekam medis dan data kesehatan.

Apa Peran Rekam Medis?

  1. Kepala rekam medis dan informasi kesehatan
  2. Spesialis data klinis
  3. Koordinator informasi pasien
  4. Manajer kualitas data
  5. Manajer keamanan informasi
  6. Administrator sumber data
  7. Analis pendukung pengambil keputusan

Mengapa rekam medis itu penting?

  1. Rekam Medis adalah sumber informasi kesehatan yang mendukung mutu yankes (pelayanan kesehatan), pengambilan keputusan
  2. Perlu tenaga profesional handal dalam pengolahan data hingga penyajian informasi kesehatan

Tugas, tanggung jawab, wewenang serta hak penuh rekam medis

  1. Pengelolaan sistem informasi kesehatan
  2. Statistik kesehatan
  3. Menyajikan data/info kesehatan
  4. Analisa kuantitatif & kualitatif

Jenjang Pekerjaan Rekam Medis

Pertama - Pekerjaan standar, yaitu pengelolaan sistem rekam medis yang terfokus pada unsur wajib

Kedua - Melakukan pekerjaan yg berkaitan dengan ilmu medis/kesehatan, bahasa Inggris, statistik dasar  (BOR, LOS, BTO, TOI), korespondensi medis, klasifikasi penyakit/tindakan/obat, analisa.  

Ketiga - Pengembangan manajemen rekam medis, yaitu Profesional MIK dan Audit Medis serta Analisis.

Kompetensi Pokok Rekam Medis

A. Klasifikasi dan Kodefikasi Penyakit, masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan tindakan medis

Mampu menetapkan kode penyakit dan tindakan dengan tepat sesuai klasifikasi internasional tentang penyakit dan tindakan  menganalisis, menyajikan informasi tentang klasifikasi penyakit dan tindakan medis dalam pelayanan dan manajemen kesehatan.

  1. Menentukan Nomor kode diagnosis sesuai  ICD-10
  2. Mengumpulkan kode diagnosis (Fungsi indeks penyakit)
  3. Registrasi
  4. Aplikasi
  5. Penyediaan informasi morbiditas & mortalitas
  6. Manfaat data diagnosis dalam klaim asuransi
  7. Etika koding

B. Aspek Hukum Dan Etika Profesi 

Mampu melakukan tugas dalam memberikan pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan yang bermutu tinggi dengan memperhatikan perundang-undangan dan etika profesi yang berlaku. 

  1. Hak dan kewajiban pasien
  2. Hak dan kewajiban tenaga kesehatan 
  3. Kerahasiaan rekam medis (penyimpanan, penggunaan untuk riset, retensi, pemusnahan) 
  4. Pelepasan informasi dan aksesnya 
  5. Etika profesi  

C. Manajemen Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan

  1. Mampu mengelola rekam medis dan informasi kesehatan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan medis, administrasi dan informasi kesehatan sebagai bahan pengambilan keputusan
  2. Manajemen isi rekam medis (fungsi rekam medis, analisis kuantitatif/kualitatif, model sistem rekam medis)
  3. Manajemen berkas (sistem penamaan, sist penomoran, sist penyimpanan, sist retensi, assembling, disain formulir, koding, indeksing, pelaporan)
  4. Manajemen kearsipan
  5. Aplikasi komputer 
  6. Dasar-dasar pemrograman 
  7. Konsep-konsep Database

D. Menjaga Mutu Rekam Medis 

Mampu mengelola, merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan menilai mutu rekam medis.
  1. Mutu pelayanan
  2. Manajemen mutu rekam medis dan informasi kesehatan
  3. Teknik penilaian mutu
  4. Teknik peningkatan mutu
  5. Audit rekam medis 
  6. Sistem registrasi, lisensi dan akreditasi 
  7. Ergonomi 

E. Statistik Kesehatan

Mampu menggunakan statistik kesehatan untuk menghasilkan informasi dan perkiraan yang bermutu tinggi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan di bidang pelayanan kesehatan. 

  1. Peranan statistik pelayanan kesehatan
  2. Indikator pelayanan kesehatan
  3. Sistem informasi manajemen
  4. Pengolahan dan analisis data 
  5. Pengenalan jaringan
  6. Aplikasi komputer 

Kompetensi Pendukung

A. Manajemen Unit Kerja Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan

Mampu mengelola sumber daya yang tersedia di unit kerjanya untuk dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang informasi kesehatan.

  1. Prinsip manajemen
  2. Rencana strategik
  3. Manajemen SDM
  4. Manajemen unit kerja
  5. Produktivitas kerja
  6. Alur prosedur kerja
  7. Perilaku organisasi
  8. Disain ruangan/tata letak
  9. Standar peralatan unit kerja rekam medis
  10. Administrasi perkantoran 

B. Kemitraan Profesi 

Mampu berkolaborasi inter dan intra profesi yang terkait dalam pelayanan kesehatan
  1. Organisasi profesi
  2. Leadership 
  3. Komunikasi efektif
  4. Informasi efektif dan efisien 

Tantangan Tenaga Rekam Medis

  1. Globalisasi dan liberalisasi perdagangan dunia (AFTA 2003 & APEC 2010-2020)
  2. Kebijakan peningkatan mutu pelayanan kesehatan
  3. Investasi modal asing - RS swasta PMA
  4. Persaingan Kebutuhan SDM 
  5. Peningkatan kualitas pendidikan tenaga kesehatan
  6. Tenaga kesehatan siap pakai

Apa yang harus dilakukan?

  1. Peningkatan kualitas SDM melalui diklat guna memasuki persaingan global di bidang kesehatan.
  2. Upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Indonesia adalah proses dinamis yang perkembangannya tidak terlepas dari kualitas SDM
  3. Tingkatkan kinerja dan hasilkan output yang bagus
  4. Penyajian info kesehatan yang cepat, tepat, lengkap dan akurat
  5. Inovatif dan tidak rutinitas

Demikian sedikit ulasan mengenai kompetensi rekam medis, semoga bermanfaat. 

Post a Comment for "Kompetensi Rekam Medis "