Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Code ICD 10: Virus Corona

Virus corona dijumpai tampil pertamanya kali di tempat pasar hewan dan makanan laut yang berada di Kota Wuhan. Ada banyak laporan beberapa orang yang terserang virus ini sesudah mendatangi pasar hewan dan makanan laut ini.

Di pasar ini dipasarkan bermacam makanan hewan liar seperti kelelawar, ular dan makanan laut yang lain. Menurut CDC atau Centre Disease Control, virus corona ialah jensi virus yang mengakibatkan masalah pada aliran pernafasan.

Walau virus ini ialah tipe virus yang baru tetapi tingkat penebaran virus ini cepat sekali. Cuman dalam waktu 2 bulan saja semenjak diketemukan pertamanya kali di China, sekarang ini virus corona telah menyerbu banyak negara di pelosok dunia.

Bahkan juga sekarang ini WHO telah memutuskan virus corona selaku virus pandemi. Virus pandemi adalah virus yang memiliki tingkat penebaran yang cepat. Sampai 16 Maret 2020 keseluruhan ada 169.610 pasien yang positif terserang virus corona di 157 negara yang terserang oleh virus.

Jumlah itu naik mencolok sekitar 11.000 masalah dibanding dengan hari kemarin yakni pada 15 Maret 2020. Untuk pasien yang wafat karena virus corona menyentuh angka 6.518 orang. Tetapi walau demikian banyaknya pasien yang pulih dari virus corona lumayan tinggi yakni sekitar 77.776 orang.

Pandemi virus corona makin meluas di beberapa negara. Sampai sekarang ini telah beberapa puluh ribu orang yang memperlihatkan tanda-tanda corona sesuai ICD-10. Bahkan juga di Indonesia, banyaknya pasien yang positif virus corona menyentuh angka 117 orang sampai 16 Maret 2020. 

Jumlah ini alami peningkatan sampai lebih dari 100% semenjak awalnya dipublikasikan ada masyarakat Indonesia yang terserang virus corona pada 2 Maret 2020.Virus corona sendiri mulai dibicarakan pertamanya kali waktu menempa kota Wuhan di China di bulan Januari 2020. Di saat awalnya kehadirannya, virus corona telah menelan 3 korban jiwa.

Virus ini makin menambah beberapa orang cemas sebab penebarannya yang lumayan cepat. Dalam kurun waktu dua minggu semenjak awalnya kehadirannya, telah beberapa ratus orang yang teridentifikasi positif terserang virus corona.

Dalam gejala-gejala yang berlangsung dalam virus corona, ada istilah-istilah yang memiliki code dalam ICD-10. ICD-10 sendiri adalah buku yang berisi kategorisasi internasional penyakit koreksi kesepuluh. ICD-10 diputuskan oleh WHO di bulan Mei 1990. ICD bisa dijangkau di web sah WHO.

Penyakit Pernapasan Kronis karena Virus Corona (COVID-19)

A. Pneumonia

Untuk masalah pneumonia terverifikasi coronavirus (COVID-19), berikan code U07.1 dan J12.8 Other Viral Pneumonia.

B. Bronkitis Kronis

Untuk pasien dengan bronkhitis kronis terverifikasi selaku karena COVID-19, berikan code U07.1 dan J20.8 Acute bronchitis due to other specified organisms. Bronchitis yang tidak diterangkan detailnya (NOS) karena COVID-19 dikode U07.1 dan J40 Bronchitis, not specified as acute or chronic.

C. Penyakit Infeksi Saluran Napas Bawah

Bila COVID-19 didokumentasikan selaku berkaitan dengan infeksi saluran napas bawah, tanpa ada detail lain (Not Otherwise Specified /NOS), atau infeksi napas kronis, NOS karena itu berilah code U07.1 dan J22 Unspecified acute lower respiratory infection.

D. Syndrom Distress Pernapasan Kronis

Untuk penyakit acute respiratory distress syndrome (ARDS) karena COVID-19, berikan code U07.1 dan J80, Acute respiratory distress syndrome.

Tanda-tanda Virus Corona (COVID-19)

Virus corona tidak memperlihatkan tanda-tanda spesifik. Kebalikannya virus corona memiliki beberapa gejala yang nyaris seperti penyakit pernafasan biasanya yakni mencakup batuk, flu sampai masalah aliran pernafasan. Tanda-tanda ini mengakibatkan pasien akan alami pneumonia yang berasal dari virus corona.

Paparan Pada Virus Corona (COVID-19)

Untuk beberapa kasus di mana ada kekhawatiran ada peluang paparan COVID-19, tetapi bisa disingkirkan sesudah dikerjakan/evaluasi, karena itu berilah code Z03.8 Encounter for observation for suspected exposure to other biological agents ruled out.

Untuk beberapa kasus di mana betul-betul ada paparan dari seorang yang telah atau yang suspek (belum disingkirkan) menanggung derita COVID-19, individu yang terekspos barusan hasil test nya negatif atau belum tahu, maka beri code Z20.8 Kontak with and (suspected) exposure to other viral communicable diseases.

Infeksi Virus Corona (COVID-19) pada kehamilan, persalinan dan nifas

Sepanjang kehamilan, persalinan atau nifas, pasien yang dirawat (atau tiba ke sarana kesehatan) sebab COVID-19 harus dikasih code analisis khusus selaku O98.5, Other viral diseases complicating pregnancy, childbirth and the puerperium, dituruti dengan U07.1, COVID-19, ditambahkan kode-kode yang lain sesuai aktualisasi klinisnya.

Penutup

Semoga artikel Code ICD Virus Corona ini bisa membantu bagi yang sedang mencari koding penyakit terkait virus corona. Disini saya menerima masukan barangkali ada tambahan atau ada yang salah dalam bahasa dan code yang saya bahas dalam artikel ini, silahkan hubungi kontak yang sudah tersedia, terima kasih.

Sumber: who.int

Post a Comment for "Code ICD 10: Virus Corona "